Bagaimana Menjadi Seorang Pemakan yang Lambat

Orang sibuk adalah ahli dalam efisiensi. Semua yang mereka lakukan cepat, efektif, dan terarah pada sasaran. Tetapi ketika datang waktu untuk makan, efisiensi bukanlah hal yang sangat baik. Makan cepat hampir selalu menghasilkan makan berlebih. Ini karena otak Anda tidak fokus pada proses makan, tetapi pada tujuan mengisi perut Anda. Sayangnya, perut kenyang tidak secara otomatis menciptakan rasa kenyang di otak. Memperlambat makan akan mengurangi porsi makan Anda, sehingga makan tidak berlebih.

Rasa kenyang hanya dirasakan setelah kulminasi dari isyarat indra tubuh dan sinyal yang menunjukkan makanan sudah berakhir. Beberapa isyarat ini bersifat internal, seperti menghabiskan waktu mengunyah, mencicipi, dan menelan. Yang lain bersifat eksternal, seperti melihat piring kosong atau memperhatikan teman makan yang sudah ingin pergi dari warung.

Hanya setelah sekitar 20 menit Anda akan benar-benar dapat mengetahui apakah perut Anda penuh atau tidak, tetapi jika Anda sudah mengisi perut anda sepanjang waktu itu, sudah terlambat.

Tips Memperlambat Makan

Anda dapat belajar untuk makan lebih lambat dengan berfokus pada isyarat kenyang daripada membersihkan piring Anda. Berikut adalah beberapa tips untuk belajar cara memperlambat makan dan makan lebih sedikit.

Duduk di meja atau bersila di bawah. Duduk di meja untuk makan memberitahu otak Anda bahwa Anda sedang makan. Jika Anda makan saat menjalankan tugas atau berdiri di depan kounter atau bahkan sambil berjalan, Anda dapat dengan cepat kehilangan jejak seberapa banyak yang Anda makan. Bahkan walaupun Anda makan banyak namun sambil berdiri, Anda mungkin masih merasa belum makan dan ingin makan lebih banyak nantinya.

Sajikan porsi kecil. Piring bersih tidak ada lagi makanan, adalah isyarat yang sangat kuat bahwa makan telah selesai. Untuk alasan ini, ukuran porsi besar sering menyebabkan makan berlebih. Karena kecenderungan kita adalah makan apa yang ada di depan kita. Sajikan porsi yang lebih kecil sebagai pengingat untuk meluangkan waktu dan menikmati setiap gigitan. Gunakan piring kecil agar otak Anda tidak menganggap porsinya terlalu kecil.

Hilangkan gangguan. Jika Anda makan sambil membaca atau menonton TV, Anda akan tidak memperhatikan makanan yang Anda masukkan ke mulut. Saya tahu Anda sibuk dan ingin melakukan banyak tugas, tetapi coba menahan dorongan membaca SMS, WA, cek investasi dll selama 15 menit dan nikmati makanan anda.

Kunyah. Anda mungkin berpikir bahwa Anda mengunyah makanan Anda, tetapi ada kemungkinan besar Anda menelannya secara keseluruhan. Ambil gigitan kecil dan kunyah makanan Anda secara menyeluruh. Perhatikan tekstur apa yang Anda makan dan syukuri rezeki dari Allah.

Tambahan Tips untuk Memperlambat Makan

Minum. Cara lain yang bisa Anda paksakan untuk memperlambat makan adalah dengan menyedot minuman Anda secara sadar sepanjang makanan Anda. Ini mengharuskan Anda untuk meletakkan sendok, mengunyah, dan menelan sebelum makan lebih banyak. Itu juga menambahkan cairan ke perut Anda dan dapat membantu Anda merasa lebih kenyang. Air adalah pilihan yang sempurna, namun menyeruput teh boleh juga untuk memperlambat makan.

Letakkan sendok Anda. Rekomendasi klasik adalah untuk meletakkan sendok Anda (atau makanan yang anda pegang) di antara suapan. Ketika kita tidak makan dengan penuh perhatian, tangan kita masuk ke modus menyendok, di mana makanan sudah disendok ketika kita baru saja menelan. Meletakkan sendok/garpu memaksa Anda untuk sedikit rileks dan fokus pada mengunyah.

Percakapan. Anda hanya memiliki satu mulut, dan jika Anda menggunakannya untuk berbicara, sangat sulit untuk memasukkan makanan ke dalamnya. Makan dengan teman-teman, lakukan percakapan yang seru dan gunakan ini sebagai kesempatan untuk memperlambat makanan Anda.

Makan dengan pemakan lambat lainnya. Kita semua memiliki kecenderungan tidak sadar untuk meniru orang yang dekat dengan kita. Jika Anda makan dengan seorang pemakan yang ganas, Anda mungkin menemukan diri Anda meniru kebiasaan buruk mereka dan makan dengan cepat hanya untuk mengikutinya. Untuk melatih diri Anda untuk makan lebih lambat, cobalah mencari pemakan lambat untuk mempengaruhi Anda.

Redupkan cahaya. Lingkungan bisa berdampak besar pada kondisi mental kita, dan Anda dapat mengatur suasana makan malam Anda dengan meredupkan lampu atau menyalakan lilin. Lampu redup menginduksi ketenangan batin dan membuatnya lebih mudah untuk memperlambat makan. Di sisi lain, berhati-hatilah saat makan di bawah lampu neon yang terang karena dapat membuat makan berlebih.

Sumber:
1. http://www.summertomato.com/how-to-become-a-slow-eater
2. gambar: wikipedia.org, Gunawan Kartapranata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *