Gejala Kekurangan Magnesium

Magnesium dibutuhkan oleh setiap organ dalam tubuh, dan juga memainkan bagian penting dalam susunan perkembangan tulang dan gigi. Beberapa enzim diaktifkan oleh zat ini. Mineral ini juga berkontribusi pada produksi energi. Magnesium membantu mengatur tingkat nutrisi lain yang diperlukan, seperti kalsium, kalium, seng, dan vitamin D.

Gejala Kekurangan: Meskipun kekurangan magnesium jarang terjadi, gejala defisiensi termasuk gangguan tidur, sindrom kaki gelisah, iritabilitas, kecemasan dan agitasi, irama jantung yang abnormal, muntah, mual, tekanan darah rendah, kram otot, hiperventilasi (nafas berlebihan/tidak teratur), kebingungan, kejang, dan pertumbuhan kuku yang lemah.

Sindrom kaki gelisah adalah sensasi tidak nyaman di kaki (dan kadang-kadang lengan atau bagian lain dari tubuh) dan dorongan yang tak tertahankan untuk menggerakkan kaki untuk menghilangkan sensasi. Kondisi ini menyebabkan perasaan tidak nyaman, “gatal”, atau “ada sesuatu yang merayap” di kaki. Biasa terjadi ketika istirahat atau tidur.

Di mana mendapatkannya: Sumber magnesium termasuk kacang-kacangan, tahu, gandum, biji-bijian, bayam dan sayuran berdaun hijau lainnya. Selain itu juga ada di labu, jinten, oatmeal, pisang, kentang panggang, cokelat hitam, dan ketumbar.

Sumber :

1. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16245676
2. http://www.ucv.ve/fileadmin/user_upload/facultad_agronomia/Producion_Animal/Vitamins_in_Animal_and_Human_Nutrition.pdf
3. https://www.ahealthblog.com/vitamin-deficiency-symptoms-chart.html
4. https://www.webmd.com/brain/restless-legs-syndrome/restless-legs-syndrome-rls#1
5. Gambar: https://pixabay.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *