Gejala Kekurangan Vitamin A

Vitamin A atau kadang disebut Retinol, memiliki beberapa fungsi, yaitu untuk penglihatan yang sehat, membantu reproduksi sel. Retinol penting untuk fungsi sistem kekebalan tubuh, diperlukan untuk perkembangan embrio dan janin, meningkatkan kesehatan kulit, dan juga berperan dalam penyembuhan luka dan pembentukan tulang.

Vitamin dan mineral dalam jumlah yang cukup diperlukan untuk kesehatan yang baik, dan membantu dalam pencegahan penyakit. Kekurangan vitamin maupun mineral dapat muncul ketika mengikuti diet ketat yang kurang dalam vitamin atau mineral tertentu. Sebagian besar kekurangan vitamin dan mineral tidak mungkin berkembang jika mengkonsumsi berbagai macam makanan. Makan tidak teratur atau makan berbagai makanan yang buruk dapat menyebabkan kekurangan vitamin dan mineral.

Kekurangan vitamin A adalah penyebab utama kebutaan yang seharusnya dapat dicegah. Gejala awal adalah rabun senja, atau dikenal sebagai nyctalopia. Gejala lainnya adalah melemahnya sistem kekebalan tubuh, disfungsi tiroid (mudah lelah, rambut rontok), dan kondisi kulit yang dikenal sebagai phrynoderma. Kondisi ini berupa munculnya jerawat di beberapa bagian tubuh yang tidak sewajarnya. Jika pada kasus umum jerawat muncul di wajah maka untuk kasus phrynoderma ini jerawat muncul di paha, punggung, lengan, perut, bahu, dan bokong.

Vitamin A dapat diperoleh dari hati ayam dan sapi, telur, produk olahan susu seperti mentega, keju, yogurt, dan susu murni. Yang perlu diperhatikan dari olahan susu tersebut adalah mentega, keju, yogurt harus berasal dari susu murni. Misalnya, keju kraft kandungan susunya sangat sedikit, lebih banyak bahan kimianya. Vitamin A juga dapat dibuat di dalam tubuh dari beta-karoten yang ditemukan dalam sayuran berdaun hijau gelap, wortel, ubi jalar, labu, aprikot, melon, dan mangga.

Sumber :
1. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16245676
2. http://www.ucv.ve/fileadmin/user_upload/facultad_agronomia/Producion_Animal/Vitamins_in_Animal_and_Human_Nutrition.pdf
3. https://www.ahealthblog.com/vitamin-deficiency-symptoms-chart.html
4. Gambar: eatbelive.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *