Gejala Kekurangan Vitamin B5

Vitamin B5 (Asam Pantothenic) diperlukan untuk memecah lemak dan karbohidrat untuk digunakan sebagai energi. Dia juga dibutuhkan oleh tubuh untuk mensintesis kolesterol. Selain itu Vitamin ini sangat penting untuk pembuatan sel darah merah, juga penting untuk produksi hormon kelenjar adrenal yang terkait dengan stress dan seks.

Vitamin B5 juga digunakan untuk memproduksi neurotransmitter asetilkolin, dan penting untuk kesehatan sistem pencernaan. Neurotransmitter asetilkolin mengendalikan kontraksi otot dan pembentukan ingatan. Jumlah yang kurang dari normal ditemukan pada pasien dengan penyakit Alzheimer.

Suplemen vitamin B5 direkomendasikan untuk mengatasi stress, peningkatan kinerja olahraga, dan mengobati rheumatoid arthritis. Rheumatoid arthritis (RA) adalah penyakit autoimun yakni penyakit dimana sistem imun tubuh menyerang dirinya sendiri, menyebabkan peradangan sendi kronis.

Vitamin B5 sangat Bermanfaat

Vitamin ini membantu mengurangi kelelahan tubuh, dan dia mengatur aktivitas metabolisme seluruh tubuh secara tepat. Ini berarti bahwa dia mampu meningkatkan stamina tubuh manusia untuk melakukan berbagai tugas dengan cara yang efisien dan sehat. Ini adalah salah satu manfaat besar, terutama dari sudut pandang atlet ataupun pekerja kasar.

Lebih dari apa pun, vitamin B5 membantu menjaga kulit tetap sehat dan tampil menarik. Dia juga membantu menunda munculnya tanda-tanda penuaan dini pada kulit seperti keriput dan bintik-bintik penuaan. Studi juga menunjukkan bahwa dia memainkan peran penting dalam pigmentasi rambut dan mencegahnya dari kehilangan warna sampai Anda tua.

Gejala Kekurangan: Meskipun jarang, gejala defisiensi vitamin B5 dapat mencakup insomnia, kelelahan, depresi, muntah, iritabilitas, sakit perut, dan infeksi saluran pernapasan atas.

Meskipun vitamin B5 ditemukan dalam berbagai macam makanan, dia hilang ketika diproses, jadi makanan segar memiliki lebih banyak vitamin B5 dibandingkan dengan makanan beku dan kalengan, atau makanan olahan. Sumber makanan yang baik dari vitamin ini adalah kembang kol, jagung,tomat, brokoli, alpukat, lentil, kacang polong, kuning telur, daging sapi (terutama daging organ seperti ginjal dan hati), bebek, kalkun, ayam, biji bunga matahari, kacang, kacang polong, kedelai, susu, ubi jalar, roti gandum dan sereal, gandum, salmon dan lobster.

Sumber :
1. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16245676
2. http://www.ucv.ve/fileadmin/user_upload/facultad_agronomia/Producion_Animal/Vitamins_in_Animal_and_Human_Nutrition.pdf
3. https://www.ahealthblog.com/vitamin-deficiency-symptoms-chart.html
4. Gambar: https://www.pexels.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *